You are currently viewing Listrik Gedung Pemprov DKI Jakarta Bakal Gunakan PLTS di 2020

Listrik Gedung Pemprov DKI Jakarta Bakal Gunakan PLTS di 2020

Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) terus mengkampanyekan penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap bangunan.

Bagian dari program kampanye ini, Kementeian ESDM akan memasng PLTS di atap Gedung Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta. Pemasangan PLTS Rooftop ini diperkirakan akan selesai pada tahun 2022 mendatang. 

“Pemerintah DKI Jakarta sudah mengeluarkan Instruksi Gubernur Nomor 66 Tahun 2019 Tentang Percepatan Pelaksanaan Pengendalian Kualitas Udara Jakarta dan memerintahkan semua gedung milik Pemerintah Daerah akan dipasangi PLTS Rooftop,” kata Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan Dan Konservasi Energi (EBTKE), Kementerian ESDM FX Sutijastoto , di Jakarta, Sabtu (3/8/2019).

Sutijastoto mengungkapkan, upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tersebut diperkirakan akan menghasilkan daya listrik mencapai 1.000 hingga 2.000 Megawatt (MW). Bahkan jika semua terbangun dapat menciptakan pasar untuk panel surya sebesar 400-500 MW. Angka ini diatas perkiraan besaran ideal yang sebesar 300 MW agar pabrik panel surya dapat ekonomis dibangun di Indonesia.

Langkah yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ini menambah daftar dukungan pemerintah daerah yang akan menggunakan PLTS Rooftop.

Sebelumnya, pemerintah Provinsi Bali sudah mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) yang mencantumkan kewajiban seluruh gedung untuk memanfaatkan 25 persen dari luasan atapnya dengan PLTS Rooftop.

“Beberapa Pemerintah Provinsi selain Bali juga telah mengeluarkan kebijakan untuk memanfaatkan PLTS Rooftop di gedung-gedung milik mereka. Selain Bali, Jawa Tengah juga sudah menyatakan kesediaanya, Pemerintah Sumatera Utara juga. Kalau ini semua sudah bergerak bersama untuk memanfaatkan PLTS Rooftop kelihatannya target 6.000 MW dari PLTS bisa tercapai,” papar Sutijastoto.

Menurutnya, Menteri ESDM Ignasius Jonan juga telah berkoordinasi dengan Menteri Keuangan Sri Mulyami dan Menteri Kementerian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan (KLHK) Situ Nurbaya, agar memanfaatkan atap gedung-gedung perkantorannya, baik di pusat maupun daerah untuk dipasangi PLTS Rooftop.

“Ibu Menteri Keuangan dan Ibu Menteri KLHK sudah setuju dan akan menyiapkannya. Dari dua Kementerian ini diperkirakan akan dihasilkan listrik sekitar 100 MW,” tandasnya.